Bapak.
Bapak adalah orang paling tegar
sekaligus paling keras kepala yang pernah saya kenal dalam hidup selama ini. Ketegarannya seperti tak berbatas. Keras kepalanya seperti abadi. Dadanya selalu busung, kepalnya selalu penuh. Air mata bukanlah kawannya.
Ia seperti sengaja bermusuhan dengan kesedihan.
Kisah hidup bapak sendiri sangat filmis. Saya merasa,
Laskar Pelangi adalah sampah daur ulang dan
Pursuit of Happiness adalah lelucon tak lucu jika ingat bagaimana heroiknya bapak menjalani hidup.
Bapak adalah film yang rolnya seakan tak pernah selesai untuk terus diputar.
Bapak adalah sosok yang selalu diceritakan para motivator tentang bagaimana hidup yang keras mesti dijalani dengan kuat dan sabar.
Dan karena ceritanya tersebut, saya selalu yakin, sangat yakin, Mario Teguh atau Tung Desem Waringin adalah hipokrit bangsat yang sejatinya tak pernah tahu apa-apa tentang hidup, tentang bagaimana rasanya menjadi realis yang pahit.
Komentar
Posting Komentar